Tuesday, July 07, 2015

Catatan Seratoes Toejoeh Poeloeh Empat

Petani tanpa pacul tidak disebut lagi petani. Kondisi ini bila menggambarkan petani Indonesia zaman dahulu atau setidaknya petani tradisional yang belum menggunakan traktor. Okela, kalau petani modern bisa dianggap bahwa bila petani itu tanpa diperlengkapi traktor atau mesin pemotong rumput maka dia tak bisa disebut petani. Analogi ini juga berlaku padaku ketika semua peralatan  kerjaku hilang dicuri. Laptop dan hard drives ku lenyap. Mereka memasuki rumahku ketika di saat yang sama aku ingin khusuk dalam ibadah kepadaNya. Rumah jelas sepi, karena semua penghuni rumah ke tempat ibadah. Selama dua hari terakhir, aku seperti kehilangan jiwa. Sebelah jiwaku telah pergi. File yang tersimpan dalam 10 tahun terakhir hilang.
Ku ingat ketika dulu aku mulai melakukan kegiatan back-up file ke dalam berbagai external hard drives untuk mengantisipasi kerusakan laptop. Tapi, aku tak mengantisipasi pencurian. Pencuri menggasak ruang kerjaku dan mebawa laptop dan semua external hard drives nya. Beberapa teman menyarankan agar aku juga memback up file ke penyimpanan maya. Akupun akan menyanggupinya. Tapi, apakah tempat penyimpanan itu akan benar-benar aman? hmmm.... ternyata, memang tak ada tempat penyimpanan paling aman di muka bumi ini :(

Sunday, March 09, 2014

Catatan Seratoes Toejoeh Poeloeh Tiga



Data menunjukkan bahwa 90% wakil rakyat yang menjadi caleg adalah anggota legislatif sebelumnya. Dari data tersebut hanya sekian persen yang benar-benar aspiratif, menyalurkan, memperjuangkan dan menegakkan kepentingan konstituen. Sebagian besar dari data itu adalah mereka yang menggunakan kesempatan menjadi anggota dewan untuk jalan-jalan, mengembangkan bisnis dan (sayang sekali) menggunakan uang rakyat hmmm…

Semarak pesta demokrasi saat ini makin menggema. Namun semarak yang ada adalah perlombaan menempelkan leaflet di berbagai tempat, memasang bendera di mana-mana dan juga banner dan posko yang semrawutan. Bila leaflet itu dikumpulkan dan dijadikan buku tulis, berapa juta anak sekolah yang terbantukan dengan adanya buku gratis? Bila bendera dijadikan selimut dan baju, berapa juta orang yang akan memiliki baju dan selimut? Dan bila banner dan posko itu dijadikan bilik rumah, berapa ratus ribu keluarga akan mendapatkan rumah yang layak? Sayang sekali…

KPU dan pemerintah menggaungkan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk ikut terlibat aktif dalam kegiatan pemilu tanggal 9 April. Namun melihat kondisi ini, agaknya kita hanya akan memilih yang jelek diantara terjelek. Tetapi, kata hati tak selalu demikian. hasil pemilu akan mengumumkan yang terjelak dari yang jelek. So, … maaf kalau memang saya memilih pesimis, toh yang akan terpilih kita juga sudah tahu.

Monday, September 30, 2013

Catatan Seratoes Toejoeh Poeloeh Doea

Banyak yang mencuri waktu, menyibukkan diri untuk yang tak ku butuh. Ataukah aku telah salah memilih? Just take it easy, cuz love is all around :)