Thursday, August 09, 2012

Catatan Seratoes Toejoeh Poeloeh

Hampir setahun tak ada goresan tulisan, padahal begitu banyak goresan yang tak tertulis tapi mewarnai hari-hari. Tak apa karena bagiku, bila memang tak tertulis dia tetap ada di dalam peradaban. Menggema dari zaman ke zaman, walau mungkin hanya lewat rasa dan de ja vu. Tak peduli bahwa hari itu bergores merah atau hitam tetapi saat ini memang aku butuh semangat! Sepertinya dia hilang terlalu lama bersama kuatir, terlalu asik bercengkerama bersamanya. Sayang sekali dia selalu dihimpit kuatir sehingga pada permainan petak umpet kali ini dia tak berani muncul. Terlalu jauh dia lari.

Dikala gundah pada ketaktentuan, ku terkesima pada pernyataan seorang temanku tentang kemerdekaan diri dan keterbatasan sosial ketika ada yang mengklaim bahwa menjadi salah satu bagian dari negara, agama dan suku merupakan pernyataan kekerasan. Dan ini digaungkan oleh salah satu tokoh yang aku kagumi. Sayang sekali pemahaman ini sebetulnya mengekang kebebasan dan merupakan bagian dari kekerasan. Untung saja temanku menghilhamkan hal yang penting bahwa "keterikatan" pada sesuatu yang kita ingini atau bahkan pujai sebetulnya adalah kebebasan kita. Yang menjadikan dia beratribut kekerasan ketika kita merasa superior atas kelompok sejenis lainnya; yang terbaca sebagai dominasi/tekanan mayoritas dan/atau tirani kaum minroitas. Inilah kekerasan yang sebenarnya!

Terlepas dari itu, aku butuh semangat tambahan hari ini! Tapi kepada siapakah kan kuminta?

Friday, November 11, 2011

Catatan seratoes enam poeloeh sembilan


Mau dikemanakan publikasi-publikasi internasionalku?


Semenjak ngambil PhD motivasiku adalah publikasi. Sebanyak mungkin publikasi yang bisa dibuat bahkan dari hasil Thesis maupun disertasi. Karena, bagiku, buat apa bikin penelitian tanpa publikasi? Karena penelitian tanpa publikasi akan (menurutku) menambah duplikasi riset yang sama yang tak terkontrol, kedua adalah menyampaikan ke khalayak hasil penelitianku atau kelompok penelitiku, ketiga tentu saja bisa menambah nilai kredit untuk naik pangkat atau jabatan sebagai dosen. Nah, yang ketiga ini yang utama, karena profesi dosen adalah tempat ku mencari sesuap nasi, well setidaknya ada 4 suap buat seluruh anggota keluargaku. Tapi apa daya, ternyata peraturan saat ini tak memungkinkan aku untuk maju selangkah saja. Tiga publikasi yang dihasilkan saat sekolah gak bisa dipakai. Dua publikasi tambahan yang dikerjakan di luar Disertasi pun terancam hilang. Nasib oh nasib.... jadi mau dikemanakan publikasi-publikasi ini:


1) Use of anaesthetics with the silver-lip pearl oyster, Pinctada maxima (Jameson)

2) Regeneration of excised mantle tissue by the silver-lip pearl oyster, Pinctada maxima(Jameson)

3) Assessing pearl quality using reflectance UV-Vis spectroscopy: does the same donor produce consistent pearl quality?

Atau dua co-authored publikasi:

4) Molluscan diversity at Bunaken National Park, Sulawesi

5) Arthurius bunakenensis, a new tropical Indo-Pacific species of endoparasitic copepods from a sacoglossan opisthobranch host (Crustacea, Copepoda, Poecilostomatoida, Splanchnotrophidae)


Takutnya lagi jangan-jangan publikasi bersama di bawah ini juga turut dianulir?:

Molecular phylogeny of Pholadoidea Lamarck, 1809 supports a single origin for xylotrophy (wood feeding) and xylotrophic bacterial endosymbiosis in Bivalvia

Monday, October 24, 2011

Catatan seratoes enam poeloeh delapan

Sakit memang, ketika banyak yang tak peduli. Mereka tak mengerti bahwa ini adalah perjuangan bersama! Tapi kenapa tetap saja ada yang berpikir :"biarlah mereka yang berjuang"? Mengapa hanya sebagian yang memberi karsa dan karya sementara banyak yang hanya memberi ide? Ide sudah menumpuk Pak? Bu? Yang kami butuhkan adalah kerja! Kepedulian adalah usaha anda bukan hanya memberi ide tetapi meyakinkan bahwa ide itu terwujud. Apakah terlalu susah bila anda menyempatkan waktu anda sejenak mencari berkas pribadi anda yang nanti akan dipakai dalam penyusunan dokumen, dimana sang dokumen itu sendiri adalah penjamin keberadaan anda sendiri? Kami tak butuh penghargaan atas usaha kami, kesudian mengorbankan waktu anda adalah penghargaan yang paling tinggi... kami tak butuh lebih!